close

Blogs

Blogs

Wah! Borong Buku di Big Bad Wolf 2017 Bisa Dicicil !

bbw-2017-via-bbw

Seperti yang sudah saya tuliskan di blog saya sebelum ini, ketika Hari Kartini diperingati Jumat 21 April besok, sebuah event book sale terbesar akan dihelat di Indonesia. Bank Mandiri, menjadi pendukung di event ini.

Dimana digelarnya? Event ini akan digelar di International Covention Exhibition atau yang lebih dikenal dengan ICE yang berada di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Sudah pada tahu dong kalau ICE ini merupakan tempat  pegelaran event besar. Mulai dari Konser Musik hingga berbagai jenis pameran digelar event ini.

Sudah saya tuliskan di blog saya yang sebelumnya, event ini akan digelar selama 12 hari. Dimulai di peringatan Hari Kartini 21 Mei, dan berakhir di peringatan hari pendidikan 2 Mei. Yang kerennya lagi, ada dua tanggal ketika event ini berlangsung. Yang pertama 24 April, dan 1 Mei. Keduanya jatuh di hari Senin.

Jadi ketika event ini berlangsung, ada dua long weekend, atau akhir pekan yang panjang. Event ini juga, akan dibuka selama 24 jam penuh dalam satu hari. Kalian nggak perlu khawatir harus datang pas tanggal merah. Sepulang dari kantor, kalian bisa datang ke ICE. Malam-malam pun bukan suatu masalah.

Buku yang dijual di event ini juga, dari berbagai penerbit Amerika Serikat, Inggris dan lainnya akan dijual. Jumlah buku yang dijual pun jumlahnya mencapai dua kali lipat. Kalau sebelumnya Cuma dua juta buku, kali ini lima juta buku yang dijual.

Diskon yang diberikan untuk buku-buku ini juga tidak main-main. 20 hingga 80 persen. Okeh itu bagian yang cool, keren dan gokil dari event ini.

Namun, apa sebenarnya yang lebih keren lagi dari event ini? Di awal tulisan saya menyampaikan bahwa, Bank Mandiri merupakan sponsor atau pendukung model pembayaran event ini. Bank Mandiri menyiapkan alat pembayaran menggunakan Kartu Kredit maupun Kartu Debit.

Bagi pengguna kartu debit atau kartu kredit bank mandiri, Bank Mandiri memberikan penawaran spesial berupa mendapatkan voucher sebesar Rp 300.000. Untuk ukuran belanja buku, ditambah dengan diskon 20 – 80 persen, bisa buat belanja buku yang banyak dong.

Tidak hanya itu saja, penawaran lain yang diberikan oleh bank Mandiri, adalah diskon 20% dengan menggunakan fiesta point. Makin banyak deh diskon membeli buku di event  ini.

Yang tidak kalah keren, adalah penawaran cicilan nol persen selama enam bulan apabila kita memborong buku atau membeli buku dalam jumlah banyak. Ya eyalaah! Masa membeli buku Cuma senilai 100 ribu trus mau dicicil. Emang apaan ….

Dengan penawaran yang diberikan tersebut, ngapain sih kita repot-repot harus transaksi tunai untuk borong buku di event ini. Belanja tunai pasti repot. Kita sudah siapin buku banyak-banyak, eh pas mau bayar uang kurang. Trus mau cari ATM juga ribet. Jadi, nggak salah dong kalau kita transaksi cashless atau tidak menggunakan uang tunai?

Nah, siapkan diri kalian deh untuk borong buku di event ini. Apalagi bisa cicilan enam bulan tanpa bunga. Asyik nggak sih?

baca selengkapnya
Blogs

Penggila Buku? Ada Big Bad Wolf 2017 di ICE BSD

Bigbadwolfxbankmandiri

Penggila buku atau para “kutu buku” yang benar-benar pengoleksi dan pembaca buku, Jumat 21 April besok, kalian bisa menyalurkan hobi kalian untuk berburu buku baru untuk dibaca dan menambah koleksi perpustakaan pribadi kalian. Apalagi di event ini didukung oleh Bank Mandiri

Ada apakah? Event bazaar atau pameran buku terbesar di Asia Tenggara, kembali akan digelar setelah sukses digelar di Jakarta dan Surabaya. Jumat 21 April besok, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) kembali akan digelar The Big Bad Wolf Book Sale.

Wah-wah, sudah pasti ini akan menjadi event penggemar buku di Indonesia.

Presiden Direktur  PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi, berbeda dengan pegelaran sebelumnya, Big Bad Wolf tahun 2017 ini pihaknya akan menyiapkan lima juta buku. Lima juta buku? Udah kebayang kan jumlahnya seperti apa banyaknya.

Jumlah ini sendiri, naik dua setengah kali lipat dibandingkan pegelaran sebelumnya. Event yang sama sebelumnya, hanya menjual dua juta buku.  Tidak hanya lima juta buku. Event ini sendiri, akan digelar selama 12 hari. Bayangkan bro … bayangkan sis…. 12 hari. Bukan Cuma dua atau tiga hari. Catat! 12 hari.

Yang gilanya lagi, adalah bazaar buku ini akan buka 24 jam penuh. Pastinya kita nggak perlu berebutan datang siang hari. Bisa juga pulang kantor atau pulang kerja nggak perlu ngebut-ngebut untuk ke ICE. Kia tiba jam 12 malam ataupun jam 2 dini hari, kita masih bisa belanja buku. Shopping … shopping ….. shopping!

Soal genre buku, yang disiapkan panitia beragam genre buku baik dari judul maupun untuk usia pembaca. Penerbitnya juga dari berbagai negara. Inggris, Amerika Serikat dan Eropa. Banyak buku impor bagus dong kalau begitu.

Mau tahu yang lebih gokil lagi? Diskon buku di Big Bad Wolf 2017 adalah 20 hingga 80 persen.  Nah ini pasti dong yang ditunggu-tunggu oleh penggila belanja buku. Dengan diskon 80 % harga buku yang Rp 100 ribu, menjadi Rp. 20 ribu. Murah bingiiitttt!

Nah sudah tahu soal eventnya kan? Ada satu hal penting dari event ini. Bank Mandiri, mendukung penuh event ini. Bank Mandiri menjadi satu-satunya Bank yang mensponsori pembayaran di event ini. Eh tapi bukan Bank Mandiri yang bayarin buku yang kalian beli lho.

Di event yang akan digelar dari 21 April hingga 2 Mei ini, kalian bisa transaksi tanpa membawa uang tunai. Kebayang kan kalian akan repot cari Anjungan Tunai Mandiri kalau uang buat bayar buku kurang?

Kalian bisa transaksi dengan menggunakan Kartu Kredit  ataupun menggunakan Debit Bank Mandiri untuk belanja buku. Asyik bukan? Buku sudah ditangan, tapi pas mau bayar duit kurang, kalian tidak perlu rempong cari ATM lagi. Tinggal kalian transaksi dengan menggunakan kartu saja dan tanpa repot. Tinggal gesek saja.

Jadi, kalau event ini udah dibuka pas Hari Kartini 21 April 2017 dan ditutup pas Hari Pendidikan Nasional 2017 nanti, tidak perlu menunggu waktu lagi untuk belanja buku kan? Serbu!!!!!

baca selengkapnya
Opini Gue

Revolusi Mental Perlu untuk Tingkatkan Produktifitas

tips menciptakan tim kerja yg produktif

Setelah menulis terkait revolusi mental terkait dengan bidang entrepreneurship atau kewirausahaan, keuangan dan travelling atau perjalanan, kalau kita bicara soal revolusi mental, ada satu hal lagi yang sangat penting. Revolusi mental untuk meningkatkan produktifitas.

Yeps, kita memang perlu meningkatkan produktifitas kita, yang berguna bagi diri kita sendiri, dan profesi kita maupun tempat kita bekerja mencari rezeki. Ya caranya dengan merevolusi mental kita yang terkait dengan produktifitas. Apa aja yang perlu dilakukan? Saya ambil beberapa hal dari berbagai sumber ya. Yang penting-penting saja.

Yang pertama, adalah “think outside the box”. Berpikir di luar kotak. Apa sih itu? Kita harus berpikir di luar kebiasaan kita dan jangan membatasinya dengan yang sudah kita biasakan. Kita juga harus bangun kebiasaan yang produktif. Ada juga yang unik. Kita hilangkan gangguan yang bisa mengganggu produktifitas kita. Kalau kita sedang bekerja, dan tidak ingin diganggu, silakan tulis “jangan diganggu” dan ditempel. Melakukan olahraga yang teratur merupakan bagian dari peningkatan produktifitas. Malas olahraga? Revolusi mental kamu supaya rajin berolahraga. Nah cukup ini saja ya? Kalau kebanyakan nanti kepanjangan tulisan ini!

dari berbagai sumber

baca selengkapnya
Opini Gue

Membedakan Kebutuhan dan Keinginan, Bagian dari Revolusi Mental Keuangan

kebutuhan-versus-keinginan

Presiden Joko Widodo, atau yang akrab disebut dengan Jokowi, tahun 2014 lalu memperkenalkan revolusi mental. Mengapa perlu revolusi mental? Seperti dikutip dari revolusimental.go.id, survey mengungkapkan bahwa untuk hal-hal buruk, untuk Indonesia angkanya selalu tinggi. Wah! Perlu revolusi mental kalau gitu dong!

Revolusi mental ini sendiri, menurut situs yang sudah saya sebutkan tadi, adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik. Siapa saja penggerak revolusi mental ini? Bukan hanya pemerintah saja. Namun Kita juga menjadi penggerak revolusi mental. Bener bingits! Kita juga merupakan penggerak revolusi mental. Namun, kita juga harus merevolusi mental kita termasuk di bidang keuangan.

Keuangan memang bagian penting dalam keseharian kita. Bukan berarti kita menghamba uang, namun, kita juga perlu untuk merevolusi mental kita dalam hal keuangan bukan? Apa yang bisa kita lakukan? Yang terutama adalah perencanaan keuangan. Membeli sesuatu juga perlu perencanaan kan? Saya kerap melakukan hal ini, dan ternyata sangat bermanfaat. Revolusi mental yang penting juga dalam bidang keuangan adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. terkadang kita mendahulukan keinginan kita bukan kebutuhan kita. Misalnya, pembelian ponsel. Kita menginginkan ponsel canggih dan mahal, padahal kebutuhan kita, yang cukup-cukup saja. Begitu juga dengan hal lainnya. Yuk kita revolusi mental kita di bidang keuangan.

baca selengkapnya
Opini Gue

Revolusi Mental Traveller Juga Perlu!

terumbu karang raja ampat yang dicoret

Revolusi Mental? Hmmm…. Iya Revolusi mental ini memang tengah digaung-gaungkan di seantero nusantara. Mengapa perlu revolusi mental? Seperti yang saya kutip dari situs revolusi mental, berdasar survei internasional untuk hal yang baik, angka untuk Indonesia cenderung rendah. Sebaliknya, untuk hal yang buruk cenderung tinggi.

Wah menarik dong ini! Memang kita perlu revolusi mental. Nah berdasar situs ini, revolusi mental haruslah dilakukan lintas sektoral. Berarti bukan cuma satu sektor saja bukan. Okeh, sebagai salah satu sektor, tentunya pariwisata. Nah sebagai traveller atau orang yang suka bepergian, tentu kita harus merevolusi mental traveller kita.

Apa yang perlu direvolusi? Mental seorang traveller tidak boleh manja dan harus benar-benar jadi mandiri. Tidak boleh bergantung kepada orang lain, kalau perlu travelling sendirian saja! Why not! Sebagai traveller juga yang perlu direvolusi mental adalah kita harus menjaga tempat yang menjadi tujuan kita. Jangan sampai kejadian di raja ampat dimana wisatawan atau traveler merusak terumbu karang dengan menulis nama di terumbu karang. Jangan buang sampah sembarangan di lokasi wisata juga bagian dari revolusi mental kita. Tidak salah kan kalau kita merevolusi mental kita sendiri dan menginspirasi orang untuk merevolusi mental mereka?

baca selengkapnya
Tekno Blog

Ketika Bank Mandiri Menggabungkan Tiga Layanan Perbankan

mandiri online

Layanan perbankan di era modern, internet dan digital ini, bukan hanya layanan di Anjungan Tunai Mandiri, atau ATM, maupun di kantor Bank. Kemajuan teknologi membuat layanan perbankan hadir dengan layanan phone banking, mobile banking dan internet banking.

Ketiga layanan tersebut, sudah menjadi bagian yang sangat penting dari layanan perbankan terutama transaksi keuangan seperti transfer mentransfer, pembayaran berbagai macam tagihan hingga transaksi belanja online.

Namun sayangnya, ketiga layanan perbankan tersebut, masih terpisah-pisah. Kita harus memiliki username atau ID hingga password atau passkey sendiri-sendiri di mobile banking, meskipun kita bisa menyamakannya.

Belum lagi untuk internet banking, kita harus menggunakan token sebagai akses. Jadi kita harus membawa-bawa alat token ini.

Bank Mandiri sepertinya menyadari hal tersebut. Apalagi generasi millenial sekarang ini, tidak mau ribet. Yang simpel atau mudah saja. Tanggal 21 Maret 2017, beberapa hari lalu, Bank Mandiri akhirnya meluncurkan sebuah aplikasi layanan perbankan yang diberi nama Mandiri Online.

Dengan layanan perbankan Mandiri Online, Bank Mandiri menawarkan layanan perbankan berbasis teknologi informasi terkini yang memberikan banyak kemudahan dalam memperoleh informasi tentang seluruh produk perbankan sekaligus melakukan aktivitas transaksi keuangan.‎

‎‎Mandiri Online, menurut Senior EVP Chief Technology Officer Bank Mandiri Joseph Georgino Godong merupakan layanan perbankan online pertama yang bisa diakses sebagai portal dan aplikasi dengan fitur keamanan yang memanfaatkan metode otentikasi terbaru. “Satu akses untuk Mandiri Online Web dan Mandiri Online App,” kata Georgi.

Kelebihan pertama, dari lima kelebihan Mandiri Online ini adalah single access. Meskipun akses bisa melalui portal maupun aplikasi, hanya butuh satu username dan satu password. Kita tidak perlu punya tiga username, atau tiga access name dan password.

Fitur yang dimiliki oleh Mandiri Online ini yang bisa diakses lewat dashboardnya adalah pengguna bisa mengetahui semua produk yang dimiliki seperti tabungan, tabungan rencana, deposito, kartu kredit dan pinjaman, dengan mudah.

Yang gokilnya lagi adalah, kita bisa mengisi kartu e-money melalui ponsel kita, jika ponsel kita memiiliki fitur NFC atau Near Field Communication. Tinggal tempel kartu e-money ke ponsel, kita bisa mengisi e-money kita kapan saja dan di mana saja.

Untuk transaksi online, seperti transfer, belanja online di merchant atau market place juga komplit di aplikasi ini. Ada juga satu layanan yang menurut Georgi ditunggu-tunggu oleh nasabah Mandiri.

Fitur tersebut adalah informasi transaksi tagihan kartu kredit terkini.‎Berbagai informasi marketing dan promosi menarik dari Bank Mandiri juga dapat diperoleh di genggaman nasabah melalui aplikasi ini, seperti informasi diskon merchant, saldo fiestapoin dan info lainnya yang akan lebih bersifat personal sesuai keinginan nasabah.

Seperti yang saya ungkapkan di atas tadi, untuk urusan transaksi lewat internet, kita juga harus membawa access token. Tapi dengan layanan Mandiri Online ini, kita bisa  bisa memilih untuk approval memakai alat token‎ atau via aplikasi (mobile approval). Kalau saya sih sudah pasti akan memilih pakai mobile approval saja.Lebih mudah.

Kalau misalnya kita malas ketuk atau tap layar ponsel untuk semisal mengetahui saldo tabungan atau rekening kita, kita juga bisa memanfaatkan layanan phone banking melalui aplikasi ini. Mesin penjawab akan langsung memberikan informasi jumlah tabungan atau saldo kita.

Dengan sejumlah kelebihan ini, dan digabungkan menjadi satu aplikasi yang bisa diakses melalui portal ataupun aplikasi di ponsel, tentunya nasabah akan semakin dipermudah. Apalagi nasabah belakangan ini sudah lebih suka bertransaksi secara online dibandingkan harus datang ke Bank atau ke ATM.

Jadi, tunggu apa lagi? Kalau sudah jadi nasabah bank mandiri, bisa gunakan layanan ini, dan kalau belum jadi Nasabah, tinggal buka rekening, dan manfaatkan layanan ini.

tulisan ini disumbangkan untuk menjadi artikel di jadimandiri.org

baca selengkapnya
Blogs

Mengenal P2P Lending, dan Pentingnya Investor : Mandiri Capital Indonesia Jadi Pemimpin Pendanaan Amartha

amartha-homepage-7-1

7 Maret 2017 lalu, Mandiri Capital Indonesia (MCI) sebuah perusahaan modal ventura, anak perusahaan dari Bank Mandiri, mengumumkan pendanaan Seri A.

Pendanaan Seri A ini, diberikan untuk sebuah perusahaan startup atau rintisan penyedia market place peer-to-peer (P2P) lending bagi masyarakat unbanked. Amartha ini layanan nya melalui situs web.

Saya pun panasaran, apa sebenarnya market place peer to peer lending ini? Seperti biasa, saya pun googling untuk mencari tahu. Dan saya menemukan sebuah website yang menjelaskan tentang P2P lending ini.

Sebenarnya website P2P lending ini, merupakan penghubung antara investor atau pemberi pinjaman dan peminjam dana. Apa yang dipersiapkan oleh penyedia website P2P ini?

Sudah pasti yang perlu dipersiapkan adalah website atau situs web untuk mempertemukan atau memfasilitasi antara investor dan peminjam. Namun, tidak hanya itu, perlu juga dipersiapkan analisis risiko, menyusun aturan, menjalankan fungsi operasional, menyeimbangkan antara permintaan pinjaman dan pasokan modal.

Okei, sampai di situ, saya sudah sangat paham. Tidak perlu pakai ribet untuk mengetahui soal  ini. Nah kemudian, apa pentingnya investor di perusahaan seperti Amartha ini?

Seperti tertulis di laman situs Amartha, mereka ingin meningkatkan skala bisnisnya hingga dapat menjangkau ratusan ribu pengusaha mikro lainnya di seluruh pelosok Indonesia, membukakan akses bagi mereka terhadap permodalan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Data terakhir yang didapat, Amartha sudah menyalurkan lebih dari Rp 68 miliar pendanaan kepada 30 ribu pengusaha mikro perempuan dengan tetap mempertahankan tingkat gagal bayar di 0% selama 7 tahun berturut-turut.

Tentunya, jika ingin meningkatkan skala bisnisnya hingga bisa menjangkau ratusan ribu pengusaha mikro di seluruh Indonesia, butuh dana yang tidak sedikit. Apalagi pinjaman yang akan diberikan nilainya 3-10 juta. Sudah pasti dana yang dibutuhkan sangat besar.

Disinilah MCI masuk sebagai Investor dengan skala Seri A. Nah apa lagi Investor dengan skala Seri A ini? Sebagai Investor Seri A, MCI memberikan pendanaan sekitar USD 2 juta—US$ 5 juta. Dengan kurs senilai 1 USD  13.000 (asumsi), berarti pendanaan yang diberikan adalah senilai 26 hingga 65 miliar rupiah. Sudah pasti ini jumlah yang tidak sedikit dan bisa memodali pengusaha mikro  dengan jumlah yang tidak sedikit.

Menurut Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro, pemberian dana kepada Amartha ini, Model bisnis Amartha sangat penting bagi perekonomian Indonesia, karena mampu memberikan solusi untuk menyentuh masyarakat unbanked.

Data masyarakat unbanked di Indonesia ini, menurut data World Bank Global Findex tahun 2014 adalah sebesar 64% dari total penduduk dewasa Indonesia.

Eddi juga mengatakan, Amartha ini, sudah memiliki pengalaman lebih dari tujuh tahun di segmen pembiyaan mikro, jaringan yang kuat di pelosok daerah dan leadership team yang tangguh.  Amartha juga mendukung visi Bank Mandiri untuk meningkatkan inklusi keuangan ke seluruh tanah air.

Belajar dari hal tersebut di atas, saya bisa melihat bahwa Amartha sebagai market place P2P ini  bermanfaat bagi pengusana Mikro dan masyarakat yang unbanked agar mereka bisa mendapat pinjaman modal buat usaha mereka.  Sudah bukan rahasia, kalau masyarakat unbanked ini, “agak susah” mendapat modal melalui perbankan.

Yang tidak kalah pentingnya, adalah investor atau penyedia dana. MCI (dan dua investor lainnya), tentunya bisa membuat dana yang tersedia untuk para peminjam semakin banyak.

Kehadiran market place P2P lending Amartha ini, tentunya akan memberikan kemudahan bagi para pengusaha Mikro.  Begitu juga dengan para investor yang tidak perlu repot untuk mengurusi analisa resiko, menyiapkan aturan dan juga mengurus operasional.

Artinya, akan lahir banyak pengusaha-pengusaha mikro yang memiliki modal dan bisa mengekspansi usaha mereka.

Kita tunggu!

dari berbagai sumber

tulisan ini disumbangkan untuk menjadi artikel di jadimandiri.org

 

 

 

 

baca selengkapnya
Blogsfeatured

Menanti Hadirnya Pelaku Usaha Mikro Baru di Era Fintech

market-469006_1280

Kira-kira sebulan lalu, saya melihat sebuah iklan melalui media sosial instagram, sebuah aplikasi pengajuan kredit melalui aplikasi ponsel. Saya pun memasang aplikasi tersebut di ponsel. Melalui registrasi yang mudah, saya bisa dapat plafon kredit 800 ribu, cukup untuk kredit ponsel android 500an ribu.

Saya menyadari, ternyata, jaman sekarang ini, kita bisa mengajukan kredit pembelian ponsel hanya melalui aplikasi. Barang yang saya idam-idamkan lebih dari setahun lalu bisa saya beli, meskipun lewat kredit.

Sebulan berlalu, saya kemudian mengetahui, ternyata, urusan kredit mengkredit atau urusan pinjam meminjam, bukan melulu lewat aplikasi di ponsel. Kita juga bisa mengajukannya, melalui situs atau laman di web.

Perusahaan tersebut adalah Amartha, sebuah perusahaan “startup” atau perusahaan rintisan  financial technology atau fintech di bidang  P2P Lending (peer-to-peer lending).

Amartha, perusahaan tersebut menyediakan platform website untuk online lender agar lender tersebut dapat mengakses informasi peminjam secara menyeluruh seperti peruntukan pembiyaan, latar belakang, hingga skor kredit yang dimiliki.

Selain itu juga, Amartha sejauh ini sudah menyalurkan lebih dari Rp 68 miliar pendanaan kepada 30 ribu pengusaha mikro perempuan dengan tetap mempertahankan tingkat gagal bayar di 0% selama 7 tahun berturut-turut. Wah-wah-wah…..

Saya yang selama ini hanya tahu startup itu hanya di bidang e-commerce dan transportasi online, mulai terbuka. Urusan startup ini tidak hanya di dua bidang tersebut.Ada juga di bidang seperti ini.

Dari dua hal tersebut, ternyata Amartha tidak hanya menyalurkan kredit usaha mikro saja, tetapi Amartha juga mencari investor. Apa maksudnya? Ya biar nantinya, Amartha ini bisa semakin banyak menyalurkan kredit usaha mikro.

Dengan database peminjam yang ada, dengan skor kredit atau riwayat peminjaman dan pengembalian dana, tentunya Investor akan lebih leluasa untuk mengetahui track record atau rekam jejak para peminjam, sehingga investor bisa mengucurkan dananya.

Karena track record peminjam melalui Amartha ini, Mandiri Capital Indonesia atau MCI, anak perusahaan Bank Mandiri kemudian menjadi pemimpin pendanaan atau pemimpin investor di Amartha.

Bukan hanya itu, MCI mengucurkan dana untuk Amartha, karena perusahaan ini Menurut Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro, mendukung visi Bank Mandiri untuk meningkatkan inklusi keuangan ke seluruh tanah air.

Model bisnis Amartha ini juga, lanjut Eddi, sangat penting bagi perekonomian kita, karena mampu memberikan solusi untuk menyentuh masyarakat unbanked.

Nah, berarti, dari pernyataan tersebut, yang menjadi sasaran dari Amartha untuk menjadi peminjam dana, adalah masyarakat unbanked atau yang belum memiliki rekening bank.

Bisa dicontohkan, mereka ini seperti pedagang di pasar tradisional dan pemilik warung. Kebutuhan modal tipe usaha mikro seperti ini juga tidak banyak. Berkisar di 3-10 juta Rupiah. Klop memang ya!

Dari perpaduan antara MCI dan Amartha ini, apa yang sebenarnya diharapkan?

Yang saya lihat di sini, adalah, dengan semakin banyak dana yang didapatkan Amartha untuk disalurkan, berarti Amartha ingin semakin banyak pelaku usaha mikro mendapatkan modal. Modal ini dalam pandangan pribadi saya, merupakan kendala utama pelaku usaha, ataupun yang akan membuka usaha.

Dengan hadirnya Amartha yang didukung oleh MCI dan investor lainnya, tentunya akan membuat akses ke modal semakin banyak, dan pelaku usaha mikro juga akan semakin banyak.

Sudah pasti, usaha mikro ini akan semakin bertumbuh. Kalau usaha mikro bertumbuh, roda ekonomi akan bergerak. Berapa banyak petani atau petambak, peternak ikan, itik, ayam yang bisa mendapat modal? Banyak sekali.

Pelaku bisnis kecil-kecilan yang menjual kaos atau usaha kreatif lainnya juga akan semakin banyak. Pengangguran akan semakin berkurang kalau kredit atau permodalan usaha mikro semakin mudah. Hanya perlu diakses lewat internet melalui situs web.

Kita tentunya tinggal menunggu hadirnya pebisnis atau pelaku usaha mikro. Dan,dari pelaku usaha mikro yang semakin mudah untuk akses ke permodalan, hanya melalui website, tanpa perlu repot, pastinya akan hadir pengusaha kecil, menengah hingga besar nantinya.

Ini yang patut kita tunggu dengan perpaduan MCI dan investor lainnya dengan Amartha.

tulisan ini disumbangkan untuk menjadi artikel di jadimandiri.org.

baca selengkapnya
Blogs

Pengalaman Melihat Seleksi Atlet PBVSI Jakarta Utara untuk POPPROV DKI

Menonton langsung atau lewat siaran televisi aksi atlet-atlet yang bertarung memperebutkan medali di berbagai event baik lokal, nasional maupun internasional, bukanlah hal baru bagi saya dan semua orang.

Kita tentunya akan berdecak kagum ketika melihat mereka bertanding, atau mungkin berteriak gemas dan senang kala menang ataupun kalah. Terutama ketika atlet ini membela negara kita.

Tapi pernah kah kita mengetahui bagaimana proses mereka sampai membela cabang olahraga tertentu?

Ada satu pengalaman unik bagi saya, hari Minggu 19 Maret 2017 ini. Mengapa saya bilang unik? Karena ini untuk pertama kalinya saya melihat seleksi atlet bola yang dilakukan oleh voli Pengurus cabang (Pengcab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jakarta Utara.

Pesertanya adalah para pelajar SD, SMP dan SMA dan setingkatnya. Untuk apa mereka diseleksi, menurut Ketua PBVSI Jakarta Utara, Wawan Setiawan, yang selanjutnya saya sebut kang wawan saja, adalah untuk menjadi tim Voli Jakarta Utara di Pekan Olah Raga Pelajar Provinsi (POPPROV) DKI Jakarta Tahun 2017 ini.

Kang Wawan sudah sedari pekan lalu memberitahukan kepada saya soal event ini. Saya dan kang Wawan sudah kenal setahun belakangan. Dan saya juga suka bantu-bantu mengelola website PBVSI Jakarta Utara.

Hari Minggu itu, banyak sekali, kalau saya hitung ada ratusan pelajar yang ikut seleksi. Untuk SD digelar jam 08.00 – 10.00, SMP 10.00 -12.00 dan SMA 12.00 – 17.00. Saya datang sekitar jam 10.00.

Kang Wawan yang didampingi tim seleksi dan para pelatih seperti pak Abri dan pak Wito bercerita kepada saya, peserta yang diseleksi, dilihat dari berbagai kriteria. Kekuatan fisik, skill, teamwork hingga attitude atau sikap.

Untuk skill, para peserta dilihat skill servis, smash, tossing, passing dan skill skiil lainnya (saya tidak terlalu paham istilah bola Voli, cuma seru saja kalau menonton aksi para pemain). Mereka juga dilihat kerjasama timnya.

Benar-benar pengalaman baru bagi saya. Saya melihat tim seleksi dan pelatih mencatat penilaian para peserta. Untuk jumlah yang mencapai hingga 600 orang, tentunya tidak mudah. Dan ini butuh ketelitian.

Kang Wawan juga memberikan motivasi kepada para peserta.

“Ini bukan latihan. Ini seleksi. Jadi keluarkan kemampuan terbaik kalian”

Para peserta pun dengan semangat mengikuti seleksi. Ignasius Adi dan Olivia yang saya wawancarai mengatakan mereka bersemangat ikut seleksi karena ingin mengembangkan bakat dan juga ingin mewakili Jakarta Utara di POPPROV  DKI Jakarta.

Kang Wawan menjelaskan kepada saya, nanti untuk SD dipilih delapan atlet Putra dan Putri, SMP dan SMA masing-masing 12 Atlet Putra dan Putri. Yang terpilih nantinya akan mengikuti pembinaan. Ya semacam Pelatda atau pemusatan latihan daerah gitu dah.

Ternyata, untuk mewakili suatu daerah, atau nanti tingkat nasional, tidak mudah untuk para atlet ini. Mereka harus mengikuti seleksi, apalagi dengan seleksi terbuka dan transparan seperti ini, mereka harus bersaing.

Kita memang asyik dan seru melihat para atlet ketika bertanding. Tapi untuk seperti yang kita saksikan, proses perjalanan mereka tidak mudah dan panjang. Dan apa yang saya lihat hari ini, merupakan pengalaman baru dan unik bagi saya.

baca selengkapnya
Blogs

Bertemu dan Selfie dengan Pak Djarot

wp-1486903267209.jpg

Sebagai seoerang pendukung Ahok (dan juga Djarot) untuk kembali memimpin (atau menjadi pelayan) DKI Jakarta, berfoto dengan pak Ahok itu sudah beberapa kali saya lakukan. Begitu juga dengan bertemu pak Ahok, tanpa berfoto bersama beliau.

Namun, bertemu dengan Pak Djarot langsung, apalagi berfoto dengan beliau, jujur saja, sangat jarang. Sesekalinya saya bertemu pak Djarot, ketika beliau tiba di Rumah Lembang. Ketika itu saya memang meliput untuk blog saya.

Ketika melihat pak Djarot datang, saya hendak berfoto dengan beliau. Tapi, kalah sama emak-emak atau ibu-ibu yang memang ingin berfoto dengan beliau. Dari pada ribet, sudahlah, saya mengalah saja.

Kesempatan untuk bertemu dengan pak Djarot Saiful Hidayat, akhirnya saya dapatkan setelah Pak Djarot (dan juga Ahok), selesai cuti kampanye selama kurang lebih 3,5 bulan. Dynamic Duo ini kembali aktif menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur 11 Februari 2017 lalu.

Setelah kembali aktif menjadi Wakil Gubernur, saya mendapatkan informasi, pak Djarot akan mengunjungi Kantor Walikota Jakarta Utara. Saya yang sehari-hari meliput di sana, pasti ingin datang.

Minggu 12 Februari, pak Djarot dijadwalkan datang di Kantor Walikota Jakarta Utara. Semua pejabat sudah menunggu beliau. Saya waktu itu menunggu beliau di Lobby Kantor Walikota Jakarta Utara.

Dan akhirnya pak Djarot tiba. Tidak ada protokol ribet ketika beliau turun dari mobil. Turun dari mobil, langsung menyalami Walikota Jakarta Utara, Pak Wahyu Haryadi dan pejabat lainnya yang menunggu.

First Impress? Atau Kesan Pertama saya ke beliau adalah, humble. Beliau ini santai banget. Ucapan Assalamualaikum terucap dari mulut pak Djarot. Setelah itu beliau naik ke Lantai 2.

Karena hari sudah siang, pak Djarot makan siang di Ruang Fatahillah. Bersama dengans sejumlah pejabat. Karena ini acara santai, ada acara nyanyi-nyanyinya. Disinilah saya terkesan sekali dengan pak Djarot.

Sebagai Wakil Gubernur aktif, tidak ada kesan pejabat tinggi ke Beliau. Beliau ketika diundang untuk menyanyi, nggak pake ribet. Langsung menuju ke tempat menyanyi.

Beliau dengan ceria, dan lucu. Beliau memilih menyanyikan lagu “Yang Penting Happy”. Mengapa beliau memilih lagu ini, karena istrinya bernama Happy. Karena istrinya bernama Happy, pak Djarot bilang dia selalu berbahagia alias Happy. Makin terkesan deh saya.

Ketika menyanyi, bahkan Pak Djarot dengan santainya sempat mengajak beberapa pejabat ikut menyanyi. Caranya, pak Djarot menghampiri pejabat tersebut, menyodorkan Mikrofon . Terlihat akrab sekali beliau ini dengan pejabat di DKI Jakarta.

Usai menyanyi, Pak Djarot mengajak semua pejabat untuk berkumpul di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Utara. Hari itu memang ada pengarahan dari Pak Djarot.

Selesai menyanyi ini, ketika semua Pejabat sudah beranjak menuju ke ruang pola, saya melihat Pak Djarot sedang foto-foto dengan pemain organ dan kru penyanyi.Saya menghampiri beliau untuk ajak selfie.

Tanpa ribet, dan beruntung tidak berebutan, akhirnya saya bisa selfie dengan Pak Djarot. Beliau tersenyum ceria ketika selfie dengan saya. Oh betapa beruntungnya saya.

Selesai selfie, saya menuju ke Ruang Pola. Pak Djarot sedang memberikan arahan ke Pejabat. Dan akhirnya, saya pun ikut mendengarkan arahan beliau, Kepentingannya adalah liputan.

Ketika memberikan arahan, banyak candaan beliau. Beliau memberikan arahan sembari berseloroh. Mirip dengan pak AHok yang kalau berpidato suka melucu.

Hingga selesai berpidato dan pulang, saya mendapat kesan. Pak Djarot ini memang asyik orangnya. Humble alias rendah diri. Saya memang tidak salah memberikan dukungan. Hehehehe

baca selengkapnya
1 2 3 6
Page 1 of 6